Harga Rumah Mewah Naik 20%, Imbas dari Anjloknya Rupiah

Minggu, 23 Agustus 20150 komentar

reisumut.com
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini menembus level resistance di Rp13.900 per USD (21/08/15). Rupiah masih bergerak melemah ke arah resistance baru di angka Rp14.000 per USD. Penurunan ini memberi pengaruh langsung terhadap beberapa sektor ekonomi, salah satunya properti. Real Estate Indonesia (REI) menyebut anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mempengaruhi harga properti 10 hingga 20 persen untuk perumahan mewah atau high end.



Rupiah pada perdagangan Non-Delivery Forward (NDF) dibuka berada di Rp13.900 per USD. Ketua Umum REI Eddy Hussy mengatakan, sesuai laporan yang diterima dari developer (pengembang) untuk perumahan mewah atau high end, terjadi kenaikan harga sekira 10-20 persen. “Itu ada kenaikan 10-20 persen, karena ada sebagian komponen impor, seperti lift, kalau mereka pakai marmer, itu impor, yang kitchen set juga impor. Yang itu ada koreksi harga,” kata Eddy di Intiland Tower, Jakarta, Jumat (21/8/2015).



Sementara itu untuk pembangunan Rusunami, meski harganya mengalami perubahan namun nilainya tidak terlalu signifikan seperti yang terjadi pada perumahan mewah. Hal ini karena komponen lokal lebih mendominasi dibandingkan barang-barang impor. Menurut Eddy Hussy, dengan proyek Rusunami menggunakan keramik lokal dan penjualan besi Krakatau Steel tengah menurun, sama halnya dengan penjualan semen. Menurunnya penjualan ini membuat harga belum ditentukan secara pasti.



Melemahnya nilai tukar Rupiah juga membuat para kontraktor bersikap saling menunggu sebelum memulai pembangunan. Hal ini di karenakan harga bahan baku yang masih fluktuatif. “Kita tanya kontraktor, belum banyak kasih harga. Belum tahu ini. Kalau kerjaan baru agak menunggu. Mereka enggak tahu harga material itu naik signifkan atau tidak. Yang jual material pun masih menahan. Mereka kalau naik masih sedikit, belum berani. Walaupun belum tahu berapa kenaikan persentasenya,” ucapnya.



Di sisi lain, bagi Anda yang ingin berinvestasi di sektor perumahan menengah keatas, kondisi ini dapat menjadi acuan Anda sebelum membeli properti. Meski jumlah nilai modalnya tidak sedikit, namun investasi di bidang rumah premium dapat meraup keuntungan yang relatif tinggi. Baik untuk disewakan atau untuk ditempati hingga beberapa tahun. Untuk memilih beberapa perumahan baru, Rumah.com melalui segemen Perumahan Baru menawarkan ragam proyek perumahan terbaru dengan nilai investasi menjanjikan.(rzl/oz)
Share this article :
 
Copyright © 2014. DPD REI SUMATERA UTARA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website