Penghasilan Rp 7 juta Boleh Beli Rusun Subsidi

Jumat, 09 Mei 20140 komentar

Jakarta, reisumut.com
Pemerintah memberikan ketentuan batas penghasilan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin membeli rumah. Untuk rumah tapak, batas maksimum penghasilan Rp 4 juta/bulan dari sebelumnya Rp 3.5 juta/bulan, sedangkan rumah susun (rusun) Rp 7 juta/bulan dari sebelumnya Rp 5.5 juta/bulan. Deputi bidang pembiayaan perumahan kementerian perumahan rakyat (Kemenpera) Sri Hartoyo mengatakan kebijakan ini untuk memperluas jangkauan agar lebih banyak lagi masyarakat yang mampu membeli rumah.”Batas penghasilan memperluas jangkauan masyarakat untuk bisa membeli rumah. Itu batas maksimal,” kata Sri.
         
Dia menjelaskan, untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin membeli rumah dengan penghasilan jauh dibawah Rp 4 juta dibolehkan untuk mendapatkan KPR subsidi asalkan mampu membayar cicilannya. Sedangkan untuk rumah susun, batas maksimal penghasilan Rp 7 juta, jika jauh dibawah penghasilan senilai itu pun boleh membeli rumah subsidi,” Kalau di atas itu (penghasilannya) enggak boleh,” katanya. Selain itu, Sri mengatakan kebijakan ini bertujuan agar masyarakat didorong untuk tinggal di rumah susun.                        
Salah satu caranya adalah dengan dihentikannya penyaluran KPR subsidi untuk rumah tapak.” Kalau mau beli rumah tapak, ya tanggung sendiri bunganya. Kenyamanan sendiri harus ditanggung sendiri,” katanya. Dia mengatakan, masyarakat Indonesia sudah saatnya berpikir lebih ke depan dengan tinggal di rumah susun. Selain itu, katersediaan lahan untuk rumah tapak pun kian terbatas.

Terkait budaya tinggal dirumah tapak akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Harga rumah susun pun akan ditentukan oleh pasar.” Kalau dipasar kemampuan masyarakat belinya hanya mampu Rp 150 juta, tentunya pasokan akan menyesuaikan permintaan. Dan asumsi bangunan rusun itu sampai 20 tingkat atau lantai, tidak harus begitu. Kalau misalkan pengembang bisa menyediakan 2 tau 3 lantai harganya lebih murah bisa terjangkau masyarakat,” katanya.

Penyediaan rumah susun untuk memenuhi kebutuhan para pekerja yang ingin tinggal didekat tempat bekerja,  Sehingga itu pun bisa mengurangi  kemacetatn lalu lintas karena pergerakan kenderaan akan semakin sedikit.” Ujar Sri di Jakarta. (rzl/mb)

Share this article :
 
Copyright © 2014. DPD REI SUMATERA UTARA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website